Dawai
gemetar mengalun merdu
Ditempa
jemari legam penuh peluh
Diatas
patas bergemuruh seruan jiwa
Dengan
saksi sederet bangku
Sebuah
nada sayup dimainkan
Kata
manis namun sadis
Menceritakn
para tikus busuk berdasi
Demi
segenggam receh dari kantung kami
Sebuah
ironi negeri ini
Anak
negri yang terlantar di ibu pertiwi
Aku jadi
berfikir sendiri
Sial
benar mereka yang duduk di atas kursi.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar