Selasa, 18 September 2012

17.00

Riuh itu memberi ku jiwa baru
obrolan ringan dan senda gurau
mengisi sela-sela hati
dijamah senja sore hari

Membicarakan dunia
dengan rokok dan secangkir kopi
berbagi pelangi dalam diri
menembus batas mimpi

Disini kami melepas angan dari fikiran
menerbangkannya ke langit pagi
menggurat gambaran masa depan
menari di atas pelangi

meneguk embun pagi
berlari tanpa henti
mencari berlian dari mimpi
bersama kita di hangat mentari

Tidak ada komentar:

Posting Komentar